Adil Dan Transparant

Junaidi Parapat Minta Pemerintah Harus Hadir Dalam Kasus Oli Palsu

36

DELISERDANG- Pemerintah dipinta untuk hadir dalam kasus penemuan tempat produksi pemalsuan oli yang ada di wilayah Kabupaten Deli Serdang oleh Polda Sumut. Banyaknya oli palsu yang saat ini sudah beredar di pasaran mengharuskan pemerintah untuk bisa hadir menindaklanjuti kasus ini.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Junaidi Parapat berpendapat pemerintah harus bisa melindungi masyarakat dari produk oli-oli palsu yang sudah beredar. Harus bisa dipastikan produk yang dibeli oleh masyarakat adalah produk asli yang sudah punya standart.

” Saya lebih setuju kalau produk-produk yang palsu ini harus bisa ditarik dari pasaran. Masyarakat yang jadi korban kalau yang dibeli adalah produk palsu, “kata Junaidi Parapat yang juga merupakan Ketua DPD PKS Deli Serdang.

- Advertisement -

Walaupun tidak gampang mencari produk-produk oli palsu yang sudah beredar namun diyakini bukan berarti hal itu tidak bisa dilakukan. Pemerintah bisa bersinergi dengan pihak kepolisian terkait jaringan pemasaran yang selama ini sudah menjalankan bisnis haramnya.

” Kita sangat mengapresiasi penggerebekan yang dilakukan oleh Polda Sumut. Kelompok jaringan pemasaran oli-oli palsu ini juga harus dipintai pertanggungjawaban secara hukum. Termasuk yang ditunggu-tunggu sekarang ini adalah pelaku utama atau pengusahanya harus ditangkap, “papar Junaidi.

Bang Jun sapaan akrab Junaidi yang juga sudah terdaftar sebagai Bacaleg DPR RI untuk Dapil Sumut 1 meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi menyebut dalam kasus ini banyak harapan dari masyarakat. Jangan sampai terbongkar di satu tempat pelaku utama membuka bisnis haram yang sama di tempat lain.

” Karena itu penting sekarang ini pihak-pihak yang selama ini turut serta dalam kejahatan ini dan termasuk jaringannya cepat untuk ditangkap. Oli-oli palsu inilah yang selama ini membuat kendaraan yang kita pakai itu cepat berusakan. Masyarakat juga saat ini harus waspada untuk membeli oli ini jangan sampai beli produk yang ternyata palsu, “terang Junaidi. (*).

Leave A Reply

Your email address will not be published.